TfYlBSY5TfriTfA9GSdoTSzoBA==
Light Dark
Tim Siaga Karhutla Brimob Kalbar Kembali Temukan Titik Api di Lahan Bekas Terbakar di Singkawang

Tim Siaga Karhutla Brimob Kalbar Kembali Temukan Titik Api di Lahan Bekas Terbakar di Singkawang

Daftar Isi
×
Caption:
Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar saat melakukan patroli dan pengecekan di lahan yang sebelumnya terdampak karhutla di Kota Singkawang, Senin (7/9). 
SINGKAWANG - Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar kembali menemukan sejumlah titik api saat melakukan patroli dan pengecekan di lahan yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Singkawang, Senin (7/9). 

Patroli tersebut merupakan langkah lanjutan setelah personel sebelumnya melakukan pemadaman di lokasi yang luas lahannya terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 7 hektare.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dan tidak lagi menyisakan api maupun bara yang berpotensi kembali membesar. Sebab, api yang terlihat telah padam masih dapat meninggalkan bara di dalam tanah maupun pada tumpukan vegetasi kering.

Saat menyisir sejumlah bagian lahan, personel kembali menemukan beberapa titik api. Tanpa menunggu api membesar, petugas langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali berkobar dan merambat ke area sekitar yang masih memiliki material mudah terbakar.

Setelah pemadaman, personel kembali melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api lain yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dantim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar, Aipda Jhon F Manurung, mengatakan patroli lanjutan dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah proses pemadaman sebelumnya.

“Hari ini kami kembali melakukan patroli dan pengecekan di lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla di Kota Singkawang. Sebelumnya, di lokasi ini sudah kami lakukan pemadaman dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih 7 hektare,” ujar Jhon.

Ia menjelaskan, dalam pengecekan tersebut personel masih menemukan sejumlah titik api sehingga langsung dilakukan pemadaman.

“Namun, saat kami melakukan pengecekan kembali, ternyata masih ditemukan beberapa titik api. Melihat kondisi tersebut, kami langsung melakukan pemadaman untuk memastikan api tidak kembali membesar dan menyebar ke area lainnya,” katanya.

Menurut Jhon, patroli pascapemadaman penting dilakukan karena bara yang tersisa dapat kembali memicu kebakaran.

“Patroli ini memang kami lakukan sebagai langkah antisipasi, karena setelah api dipadamkan, masih ada kemungkinan bara atau titik api kembali muncul. Jadi, kami ingin memastikan lokasi benar-benar aman,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

Patroli dan pemantauan secara berkala terus dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya kembali api sekaligus mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat. (WN). 

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads