![]() |
| Caption: Polda Kalbar beserta Polres dan Jajaran terus berupaya Mendukung Penguatan Penanganan Karhutla dengan Melakukan Pembuatan Sumur Bor di Berbagai Wilayah di Kalbar. Minggu (6/9). Foto. (Ist). |
Hingga saat ini, sebanyak 98 titik sumur bor telah dilakukan pengeboran yang tersebar di wilayah Polres jajaran di Kalimantan Barat. Keberadaannya sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pasokan air untuk mendukung aksi cepat personel dalam melakukan pemadaman di lokasi rawan Karhutla.
Dari 98 titik sumur bor yang telah dilakukan pengeboran tersebut, sebanyak 52 titik telah mengeluarkan air secara optimal dan siap digunakan, sementara 46 titik lainnya masih dalam proses penyelesaian agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung penanganan Karhutla.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., selaku Kasubsatgas Humas, mengungkapkan bahwa ketersediaan air menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya penanggulangan Karhutla.
“Kelangkaan sumber air di musim kemarau sering kali menjadi hambatan utama bagi personel kami di lapangan saat berupaya memadamkan titik api (hotspot),” ujarnya.
Melalui penyediaan sumber air tersebut, Polda Kalbar berharap keterbatasan air dapat diminimalkan sehingga personel gabungan dapat bergerak lebih efektif dan responsif dalam mengendalikan serta memadamkan Karhutla di wilayah Kalimantan Barat. (**/Zul 84).

0Komentar