![]() |
| Caption: Lapas Kelas IIA Lhokseumawe optimalkan pemanfaatan lahan pertanian sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan. Jumat (28/8). Foto. (Ist). |
Lahan sawah tersebut memiliki luas sekitar 1 hektare dan menjadi salah satu potensi yang dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas Lhokseumawe.
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Isa bersama peserta magang melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan serta perkembangan pengelolaannya. Pengawasan secara berkala dilakukan untuk memastikan lahan tetap terawat dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kalapas Lhokseumawe, Irhamuddin melalui Kasubsi Sarana Kerja, Muhammad Isa menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan pengelolaan lahan berjalan dengan baik dan dapat memberikan hasil yang maksimal.
“Kami terus melakukan pengawasan dan perawatan secara berkala agar lahan ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Harapannya, program ketahanan pangan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang bermanfaat,” ujar Muhammad Isa.
Selain mendukung ketahanan pangan, pemanfaatan lahan pertanian juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di Lapas Lhokseumawe. Kegiatan ini turut memberikan pengalaman kepada peserta magang dalam memahami proses pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian.
Lapas Lhokseumawe berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan secara terarah dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya kegiatan produktif di lingkungan pemasyarakatan. (Zainal).

0Komentar