TfYlBSY5TfriTfA9GSdoTSzoBA==
Light Dark
64 Jurnalis Bertanding, ORADO Jatim Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi

64 Jurnalis Bertanding, ORADO Jatim Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi

Daftar Isi
×
Caption:
Berbagai media bertanding dalam Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 di Hanaka Social Space, Surabaya, Sabtu (22/8). Foto. (Ist)
SURABAYA - Sebanyak 64 jurnalis dari berbagai media bertanding dalam Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 di Hanaka Social Space, Surabaya, Sabtu (22/8/2026). Turnamen memperebutkan Piala Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur sekaligus menjadi momentum mendorong domino sebagai olahraga prestasi.

Asisten I Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat menegaskan, citra domino perlu bergeser dari sekadar permainan masyarakat menjadi cabang olahraga yang berorientasi prestasi.

“Bagaimana mengangkat domino sebagai suatu olahraga yang berprestasi. Jadi, tidak melulu sesuatu yang asosiasinya dengan permainan atau judi,” kata Imam saat pembukaan turnamen.
Caption:
Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 diikuti 64 Jurnalis, merebut Piala Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur sekaligus menjadi momentum mendorong domino sebagai olahraga prestasi. Sabtu (22/8). Foto. (Ist). 
Menurutnya, domino memiliki potensi dikembangkan sebagai olahraga karena mengandalkan konsentrasi, strategi, kerja sama, dan pengendalian diri tanpa membutuhkan fasilitas besar.

Sekretaris Umum KONI Jawa Timur Akmal Budiyanto menegaskan domino telah menjadi cabang olahraga resmi dan diakui KONI. Karena itu, pembinaan atlet dan kompetisi harus menjadi fokus utama.

“Domino sekarang sudah menjadi cabang olahraga yang resmi dan sah, serta diakui oleh KONI. Karena itu, arahnya harus menjadi olahraga prestasi,” tegas Akmal.

Ia mendorong ORADO Jatim memperkuat pembinaan atlet. Menurutnya, kepengurusan ORADO telah terbentuk di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sehingga memiliki basis untuk membangun sistem kompetisi dan prestasi.

Ketua Harian ORADO Jawa Timur Mulyadi mengatakan turnamen bersama jurnalis menjadi bagian dari strategi sosialisasi domino sebagai olahraga resmi. Kegiatan tersebut bahkan telah masuk kalender tahunan ORADO Jatim.

“Kami berharap domino bisa disosialisasikan melalui teman-teman pewarta dan rekan-rekan media bahwa domino hari ini telah diakui secara resmi sebagai cabang olahraga,” ujarnya.

Turnamen ini digagas Rumah Literasi Digital (RLD) bersama TIMES Indonesia sebagai media partner. Kegiatan juga dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya.

Direktur RLD Andika Ismawan menyebut domino sebagai olahraga pikiran (mind sport) yang menuntut strategi, daya ingat, konsentrasi, dan kontrol emosi. Karakter tersebut dinilai sejalan dengan tuntutan kerja jurnalistik.

“Olahraga domino merupakan olahraga pikiran atau mind sport yang melatih strategi, daya ingat, dan kontrol emosi. Hal itu sejalan dengan cara-cara kerja jurnalis di lapangan,” katanya.

ORADO Jatim menyebut agenda pembinaan dan kompetisi domino terus diperluas di berbagai daerah. Turnamen jurnalis di Surabaya menjadi salah satu bagian dari upaya membangun ekosistem domino yang lebih terorganisasi, kompetitif, dan berorientasi prestasi. (Redho/Editor: Dani 74).

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads