![]() |
| Caption: Secara Door to Door Satbrimob Polda Kalbar memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran di sejumlah wilayah di Kalbar. Jumat (4/9). Foto. (WN). |
Bantuan disalurkan langsung secara door to door dengan mendatangi rumah-rumah warga. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran kegiatan, yakni Kelurahan Sijangkung, Kota Singkawang; Dusun Bunga Raya dan Dusun Cempaka, Kabupaten Kubu Raya; Dusun Pelaik, Desa Semuntai, Kabupaten Sanggau; serta Desa Balai Agung, Kabupaten Sintang, yang merupakan salah satu wilayah terdampak karhutla.
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kebutuhan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga. Sementara bagi masyarakat terdampak karhutla, kehadiran personel Brimob menjadi bentuk dukungan di tengah dampak kebakaran yang masih mereka rasakan.
Perwira Satbrimob Polda Kalbar yang memimpin kegiatan di Kelurahan Sijangkung, AKP Imam Krismawan, mengatakan Jumat Berbagi merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sasaran Jumat Berbagi tidak hanya masyarakat kurang mampu, tetapi juga warga yang terdampak bencana, termasuk karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalbar.
Penyaluran bantuan secara langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu, terutama karena bantuan diberikan langsung ke rumah-rumah penerima.
Bagi masyarakat terdampak karhutla, bantuan tersebut dinilai bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk perhatian bahwa mereka tidak menghadapi dampak bencana seorang diri.
Satbrimob Polda Kalbar memastikan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Melalui Jumat Berbagi, personel Brimob berupaya menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya dibutuhkan saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan membutuhkan kepedulian. (WN/Editor: Dani 74).

0Komentar