![]() |
| Caption: Personel Polsek Nanga Pinoh, Polres Melawi, saat berjibaku memadamkan api. Kamis (6/8). Foto. (HMS). |
Setelah tiba di lokasi, personel langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia agar kebakaran tidak meluas ke area sekitar. Di sela-sela kegiatan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau yang rawan memicu kebakaran.
![]() |
| Caption: Personel Polsek Nanga Pinoh, Polres Melawi, saat berupaya memadamkan api di Desa Nanga Kayan, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kamis (6/8). Foto. (HMS). |
Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Jamidi, mengatakan bahwa setiap laporan mengenai titik api langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi dan upaya pemadaman sebagai langkah awal mencegah meluasnya kebakaran.
"Setiap informasi adanya titik api langsung kami tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi, melakukan upaya pemadaman, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan terjadinya karhutla," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., menegaskan bahwa Polres Melawi bersama seluruh Polsek jajaran akan terus meningkatkan patroli, pemantauan titik api, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, TNI, dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla.
Kapolres juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Warga yang mengetahui adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait agar dapat segera ditangani. (*/Editor: Dani 74).


0Komentar