![]() |
| Caption: Ketua IPSI Kota Pontianak Dede Martin Kurniawan, S.A.P saat diwawancarai awak media usai Rakerda IPSI di Hotel IBIS Pontianak. Selasa (25/8). Foto. (Dani 74). |
Ambisi itu mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPSI Kota Pontianak 2026 yang diikuti perwakilan 44 perguruan pencak silat. Forum tersebut menjadi ajang menyusun strategi pembinaan, agenda pertandingan, hingga kebutuhan fasilitas untuk menopang prestasi atlet sampai 2027.
Ketua IPSI Kota Pontianak, Dede Martin Kurniawan, S.A.P., menegaskan seluruh kekuatan perguruan diarahkan untuk membangun program yang lebih terukur.
“Dalam rapat kerja IPSI Kota Pontianak tahun 2026 ini, kita merangkum dan menyatukan seluruh ide, rencana pertandingan, serta kebutuhan sarana prasarana dari 44 perguruan yang hadir. Ini menjadi pijakan kita untuk melangkah hingga 2027 mendatang,” Ucap Nya kepada awak media ini. Selasa (25/8).
Porprov Jadi Sasaran Utama
Porprov 2026 menjadi medan utama pembuktian. IPSI Pontianak memasang target mempertahankan status juara umum, dengan pertandingan dijadwalkan mulai 17 November mendatang.
Tak hanya Porprov, sederet ajang pelajar juga masuk radar pembinaan, seperti O2SN, Popda hingga Popnas.
Dede menegaskan lokasi pertandingan bukan alasan untuk menurunkan target. Baik digelar di Ketapang maupun Kubu Raya, kontingen Pontianak siap datang dengan misi mempertahankan mahkota juara.
“Target kita dalam waktu dekat ini adalah Porprov 2026. Di mana pun lokasinya nanti diselenggarakan, baik di Ketapang maupun Kubu Raya, IPSI Kota Pontianak siap bertanding dan bertekad mempertahankan predikat juara umum,” tegasnya.
Bukan Cuma Mengejar Medali
IPSI Pontianak juga menyadari prestasi tidak lahir hanya dari persiapan atlet. Infrastruktur latihan menjadi salah satu pekerjaan rumah.
Karena itu, IPSI telah mengusulkan renovasi Gedung IPSI di Jalan Podomoro (Putri Candramidi) kepada DPRD Kota Pontianak. Gedung tersebut diharapkan dapat disulap menjadi pusat latihan bersama bagi perguruan-perguruan silat.
“Tempat latihan para atlet di beberapa perguruan saat ini masih cukup memprihatinkan. Karena itu, kami mengusulkan renovasi Gedung IPSI di Jalan Podomoro agar bisa dirapikan dan dijadikan pusat latihan bersama,” ungkap Dede.
Rencana itu juga akan dikolaborasikan dengan MABM Kota Pontianak dan disebut telah mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kota Pontianak.
Dengan 44 perguruan sebagai kekuatan utama, IPSI Pontianak kini menatap Porprov 2026 dengan satu target jelas: bertarung habis-habisan untuk kembali menjadi yang terbaik di Kalimantan Barat. (Dani 74).

0Komentar